Pemasaran Bisnis Ritel

Ritel adalah salah satu bentuk pemasaran langsung ke pengguna akhir. Barang-barang ini dibeli dari produsen atau grosir dan dijual kepada pengguna akhir dengan harga pasar. Akumulasi dari bisnis ritel ini akan mengangkat ekonomi makro nasional menjadi kokoh dan solid.

Beberapa perintel khawatir bahwa pemasaran membutuhkan biaya yang mahal dan memakan waktu. Tapi, tanpa mengumumkan siapa anda dan apa yang anda jual, bagaimana ada calon konsumen yang tahu? Berikut adalah 20 ide pemasaran untuk peritel.

1. Buat kalender untuk pelanggan dengan nama toko dan alamat di atasnya.

2. Cetak produk yang Anda jual atau jasa yang ditawarkan di bagian belakang kartu nama Anda.

3. Bergabung dengan asosiasi dagang atau organisasi yang berhubungan dengan industri Anda.

4. Memiliki gambar untuk produk atau voucher hadiah. Gunakan formulir pendaftaran untuk mengumpulkan alamat-alamat email pelanggan.

5. Mengembangkan brosur layanan yang ditawarkan toko Anda.

7. Mencetak tagline untuk bisnis Anda pada kop surat, lembar fax , e-mail dan faktur.

8. Mengembangkan sebuah situs web untuk menampilkan produk, jasa dan lokasi. Gunakan alamat website yang mudah diingat dan menyertakannya pada semua materi pemasaran.

9. Sertakan testimonial pelanggan dalam literatur yang Anda cetak.

10. Menyediakan t-shirt gratis dengan logo bisnis Anda untuk digunakan oleh staf Anda.

11. Mengirim siaran pers sesering yang diperlukan.

12. Buat penghargaan tahunan dan mempublikasikannya.

13. Mengembangkan acara TV Anda sendiri untuk spesialisasi Anda dan menyampaikannya ke stasiun penyiaran publik.

14. Buat press kit sesuai kondisi terkini.

15. Gunakan mesin penjawab telepon untuk menangkap panggilan telepon diluar jam usaha . Sertakan informasi dasar dalam pesan telepon Anda seperti jam kerja, lokasi, website, dll

16. Mengadakan open house. Mintalah pejabat kota terkemuka dan pers untuk turut serta.

17. Dapatkan nomor telepon lokal yang mudah di ingat atau bebas pulsa untuk layanan pelanggan.

18. Tempatkan iklan publikasi  agar terbaca oleh pasar Anda. Pastikan untuk menjangkau pasar yang tidak berbahasa Indonesia juga.

19. Mendistribusikan produk khusus seperti pena, alas mouse atau mug dengan logo toko Anda.

20. Beriklan di lokasi kreatif seperti bangku taman, bus dan situs Web populer.

You May Also Like

About the Author: Jurnal Keuangan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *